User Login

Technology

Drupal
Fedora
JBoss
Seam
Alfresco
Ubuntu

Chat With Us

Online Consulting

Partners

Centraldata
Mikrotik Indonesia
JogjaBolic

Counter

  • Site Counter: 9,292
  • Unique Visitor: 914
  • Blocked Users: 0
  • IP: 38.107.191.118
  • Visitors:
  • Today: 3
    This week: 339
    This month: 339
    This year: 3927

Solusi RT/RW Net Hemat Untuk Pemula

Mengawali sebuah bisnis RT/RW Net memang gampang-gampang susah. Terlebih lagi jika anda sama sekali tidak mengetahui bagaimana prinsip kerja dan apa saja yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur RT/RW Net di tempat anda.

Dalam pengalaman kami, beberapa diantaranya yang memiliki cukup budget biasanya langsung membeli peralatan yang canggih (high end) tanpa memperhitungkan kapasitas dan target pasar yang dituju. Hal ini memang tidak menjadi masalah sekali lagi jika anda memang memiliki budget yang lebih.

Untuk anda yang memiliki budget terbatas dan ingin memulai merintis usaha RT/RW Net ini, kami memiliki solusi ekonomis untuk memulai usaha anda dengan budget tidak lebih dari 5 jt rupiah. Walaupun dalam prakteknya anda bisa juga membuat RT/RW Net dengan budget sekitar 3 jt rupiah, namun konfigurasi yang diperoleh sangat minim dan sulit untuk dikembangkan dikemudian hari.

Apa saja yang harus diperhatikan dalam membangun RT/RW Net? Kenapa harus RT/RW Net? Berikut kami akan coba menjelaskan keuntungan dari usaha ini dari perspektif kami:

  1. RT/RW Net merupakan solusi ekonomis untuk membangun usaha "jualan bandwidth" (baca: internet) dengan biaya rendah. Silahkan anda bandingkan biayanya dengan membangun usaha sebuah Warung Internet (istilah kerennya: Internet Cafe) yang membutuhkan tempat, furniture, hardware (PC) dan lisensi OS yang diperlukan.
     
  2. Sebelum anda memulai usaha ini, amati terlebih dahulu lingkungan sekitar anda lalu ambil kesimpulan apakah lingkungan anda berpotensi bagi anda untuk memulai usaha ini. Sebagai contoh, jika dilingkungan anda banyak siswa atau tetangga yang memiliki komputer/laptop dan belum ada layanan penyedia jasa internet di sekitar anda, maka kami dapat menyimpulkan lingkungan anda sangat prospektif.
     
  3. Jangan membunuh nyamuk dengan bom (mencontek ungkapan dosen salah seorang dari kami sewaktu kuliah). Artinya sesuaikan peralatan dan layanan yang akan anda beli dengan kondisi maksimal yang bisa diserap oleh pangsa pasar anda.

    Dalam masa awal usaha anda, dimana sistem pemasaran anda belum maksimal, maka anda harus meminimalisir biaya operasional. Masih belum terbayang? Begini, jangan langsung anda sewa bandwidth yang besar pada tahap awal implementasi jika anda belum yakin bisa memperoleh pelanggan sejumlah quota yang anda inginkan untuk menutup biaya operasional anda.

    Contoh lain, jangan anda membeli peralatan RT/RW Net untuk mengcover jarak maksimal layanan padahal kemampuan operasional anda tidak dapat mengcover kebutuhan pelanggan anda dalam radius tersebut. Begitu pula jika anda bertujuan untuk mengejar Return of Investment (RoI) yang cepat, maka sebaiknya anda memilih peralatan secukupnya terlebih dahulu daripada langsung membeli peralatan yang canggih di awal.
     

  4. Melanjutkan point nomor 3, anda tentunya tahu bahwa setiap peralatan membutuhkan biaya maintenance (atau biaya pengganti) jika alat tersebut rusak. Dengan mengejar RoI yang cepat, tentunya hasil usaha anda bisa dialokasikan untuk membeli peralatan baru yang lebih canggih sebagai backup dikemudian hari jika peralatan anda rusak.

    Bandingkan jika anda membeli peralatan yang canggih diawal dengan biaya tinggi, anda harus berfikir keras bagai mana caranya mengejar RoI yang waktunya lebih panjang dengan memperhatikan biaya maintenance alat tersebut dan cara antisipasi jika alat tersebut rusak dalam waktu dekat yang tentunya membutuhkan biaya lagi.
     

  5. Tips dari Robert T. Kiyosaki: "berinvestasilah sebesar anda siap untuk rugi". Dalam kalkulasi yang kami buat, untuk memulai bisnis ini dari nol kami telah mempertimbangkan resiko terkecil yang akan ditanggung oleh pengusaha RT/RW Net ini. Oleh karena itu, pastikan biaya operasional yang rutin dikeluarkan setiap bulan tidak membebani cash flow anda.

    Kami tidak akan mengiming-imingi anda dengan keuntungan besar diawal, tetapi kami akan memberikan masukan bahwa selama anda belum memiliki banyak pelanggan dan belum menyentuh Break Event Point (BEP) untuk menutup operasional anda, maka dalam kondisi minimal ini anda akan dikenakan beban biaya sekitar 400 rb rupiah setiap bulan untuk beban koneksi dan beban listrik.

    Artinya pastikan anda memiliki dana lebih sejumlah biaya operasional setiap bulan jika anda tidak ingin keuangan anda terganggu dengan memulai usaha ini.

Jika anda berminat untuk memulai usaha ini dan ingin berkonsultasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami melalui halaman kontak atau nomor telepon yang ada pada situs ini. Kalkulasi biaya yang kami buat mengacu pada harga pada tanggal 8 Desember 2009 untuk lokasi Samarinda dan sekitarnya.

Contact

Poll

Anda kenal INTENS dari?: